Cpx24.com CPM Program Cpx24.com CPM Program

Our Presence

Need for information makes me inspired to create something that could be useful .. We are here to provide iformasi that may be useful.

Traffic, Income, Profit

Go to Blogger affan-personalweb

This is default featured post 3 title

Go to Blogger Go to Blogger Go to Blogger affan-personalweb

This is default featured post 4 title

Go to Blogger Go to Blogger Go to Blogger affan-personalweb

Lifestyle

Go to Blogger Go to Blogger affan-personalweb

S E O

Go to Blogger Go to Blogger affan-personalweb

Relationship

Go to Blogger Go to Blogger affan-personalweb

Adsense

Go to Blogger Go to Blogger affan-personalweb

Competition

Go to Blogger Go to Blogger affan-personalweb

Tampilkan postingan dengan label Manajemen-Diri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manajemen-Diri. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 April 2012

TRANSFORMASI DIRI: AWASI KATA-KATA ANDAransformasi Diri: Awasi Kata-Kata Anda


Pentingnya Kata-Kata dalam Transformasi Diri

Kalau Anda pernah baca buku the Secret disitu diterangkan pentingnya berpikir positif dalam proses manifestasi apa saja yang Anda ingin peroleh. Pikiran menentukan apa yang Anda ucapkan atau tindakan yang Anda lakukan.

Secara alamial proses berpikir ini terjadi sangat cepat dan terus-menerus sehingga seringkali ucapan atau tindakan kita keluar begitu saja tanpa kontrol. Akibatnya seringkali bukannya sukses yang didapat tapi justru kegagalan yang terjadi. Di artikel ini saya ingin mengingatkan pentingnya memperhatikan kata-kata yang kita gunakan dalam percakapan sehari-hari. Dalam proses transformasi diri Anda bisa mengubah persepsi atau emosi Anda terhadap suatu kejadian dengan menggunakan kata-kata yang berbeda.

Kata Bermakna Ganda
 Kata yang sangat populer digunakan orang tapi sebetulnya merugikan secara mental adalah kata ”mencoba”. Kata ”mencoba” memberikan kesan seolah-olah sesuatu akan terjadi tapi sebetulnya tidak. Apa yang ada dibenak Anda ketika saya bilang, ”Saya coba perbaiki mobil Anda”. Kemungkinan besar saya tidak akan memperbaiki mobil Anda atau mobil Anda tidak akan pernah betul meskipun saya sudah mencoba berbagai macam cara untuk memperbaikinya.

Kata mencoba tidak menggambarkan intensi atau niat Anda untuk mengambil tindakan. Paulo Coelho dalam bukunya The Alchemist mengatakan, ”Alam semesta berkonspirasi membantu mereka yang memiliki niat kuat untuk memperoleh apapun yang mereka inginkan”. Alam semesta akan ”kebingungan” mencari tahu apa sebetulnya yang Anda inginkan kalau Anda menggunakan kata ”mencoba”.

Kata lain yang sering kita gunakan adalah ”mungkin”. Kata ”mungkin” menggambarkan ketidakpastian dan ketidakyakinan Anda untuk melakukan apa yang Anda mau. Apa yang ada dibenak Anda apabila saya mengatakan, ”Mungkin saya datang malam ini”. Tentunya Anda tidak yakin saya akan datang atau tidak, kan? 

Jangan Gunakan Kata Negative
 Selayaknya kita tidak menggunakan kata negatif seperti “jangan” atau “tidak”. Pikiran bawah sadar tidak mengenal kata negatif sehingga tiap kali kali kita menggunakan kata ”jangan” atau ”tidak”, kita berharap keadaan itulah yang kita inginkan. Misalnya begini ”saya tidak mau miskin”. Pikiran bawah sadar akan menterjemahkannya menjadi ”saya mau miskin” karena semakin Anda berpikir ”saya tidak mau miskin” yang terbayang adalah saat ini Anda miskin.

Masih bingung? Contoh lain misalnya, ”Jangan bayangkan monyet naik sepeda”. Apa yang ada di pikiran Anda sekarang? Kemungkinan besar Anda membayangkan seekor monyet yang sedang naik sepeda, kan?

Transformational Vocabulary
 Ada istilah namanya ”Transformational Vocabulary” yang intinya mengganti kata-kata tertentu dengan kata-kata yang lebih bermakna untuk membantu kita mencapai tujuan yang diinginkan. Anda bisa mengubah persepsi Anda tentang sesuatu dengan menggunakan kata-kata yang berbeda.

Contohnya:

Saya coba perbaiki mobil Anda,
ganti dengan:
Saya akan perbaiki mobil Anda

Saya mungkin datang malam ini,
ganti dengan:
Saya datang malam ini

Saya tidak mau miskin,
ganti dengan:
Saya mau kaya

Saya mengerjakan ini karena disuruh atasan saya
ganti dengan:
Saya mengerjakan ini karena saya memilihnya

Latih diri Anda untuk mengawasi kata-kata Anda sendiri. Anda akan merasakan kata-kata itu memiliki kekuatan dan energi positif. Transformational vocabulary bisa mengubah cara pandang atau persepsi Anda terhadap situasi apapun dan meningkatkan kesadaran Anda.

TIPS MEMBUAT DAN MENCAPAI RESOLUSI TAHUN BARU


Tentang Motivasi dan Strategi Sebuah Resolusi

Kalau Anda seperti kebanyakan orang tentunya Anda punya resolusi di tahun 2009 ini. Apakah resolusi ini ditulis diatas kertas ataupun hanya sekedar disimpan di kepala. Pastinya Anda punya tujuan ingin seperti apa di tahun 2009 ini.

Namun tidak banyak diantara kita yang mampu merealisasikan resolusi tahun baru. Seringnya kita jadi lupa ketika bulan mulai berganti dan kesibukan semakin bertambah. Disini saya ingin mengajak Anda untuk menyiapkan strategi membuat resolusi yang efektif sehingga Anda bisa mencapainya.

Kunci membuat resolusi yang sukses diawali dengan motivasi untuk betul-betul mengejar apa yang Anda inginkan.  Kebanyakan dari kita cenderung bertindak untuk menghindari apa yang tidak kita inginkan.

Kita pergi bekerja karena kita tidak ingin kurang uang.
Kita menikah karena kita tidak ingin hidup sendiri.
Kita berolahraga karena tidak ingin sakit.

Saya mengajak Anda untuk menginvestigasi pikiran yang menciptakan resolusi Anda. Selidiki apa motivasi Anda. Apakah Anda termotivasi karena Anda menghindari sesuatu?

Keinginan besar untuk mencapai tujuan akan terus menyala apabila motivasi Anda bersumber pada apa yang betul-betul Anda mau. Bukan karena mengikuti trend orang lain atau dipaksa oleh orang tua, pasangan, teman.

Namun tantangannya adalah tidak semua orang tahu apa yang mereka mau. Seringkali saya menanyakan hal ini pada klien saya: “Apa yang Anda inginkan?”. Jawabnya:”Hhmm…tidak tahu”. Akibatnya hidup mereka pun terjebak pada rutinitas yang bisa menimbulkan kebosanan dan sikap gampang menyerah.

Motivasi untuk mencapai keberhasilan dari resolusi Anda akan berlipat-lipat kalau resolusi Anda ini mewakili keinginan dan kecintaan Anda. Tidak usah bayangkan hal yang muluk-muluk. Misalnya resolusi Anda adalah ingin sukses di tempat kerja. Dari sini Anda menyusun strategi untuk mencapai tujuan Anda ini. Tips yang ingin saya berikan adalah:
  1. Definisikan lebih detil apa arti sukses di tempat kerja. Misalnya Anda seorang sales person, maka sukses bisa berarti bekerja lebih efektif untuk mencapai target penjualan 20 unit per bulan.
  2. Tentukan jangka waktu kapan Anda bisa mencapai target tersebut. Tiga bulan? Enam bulan?
  3. Susun strategi per bulan nya
  4. Amati pikiran Anda setiap saat. Apakah Anda mulai mengeluh? Berpikirlah positif dan selalu katakan “Yes” bahkan untuk hal yang tidak Anda suka sekalipun. Dengan mengatakan “Yes” Anda terbebas dari beban dan bisa belajar dari setiap keadaan yang Anda terima.
  5. Evaluasi progress Anda secara rutin.
Motivasi saja tidak cukup untuk mencapai tujuan. Anda perlu strategi sehingga proses menuju keberhasilan bisa berjalan konsisten. Tips diatas bisa membantu Anda untuk tetap on-track dengan resolusi Anda. Apakah itu keinginan untuk berhenti merokok atau menurunkan berat badan, Anda perlu motivasi kuat yang dibarengi strategi untuk mencapai tujuan.

SEBERAPA BERAT MASALAH MENEKAN ANDA?


Luaskan jiwa, bergembira dengan masalah apapun.

Dalam tulisan saya : Masalah, I Love You, saya harap anda sudah belajar untuk terus meningkatkan kemampuan.  Proses ini penting agar masalah bisa diselesaikan dan anda menjadi pribadi yang terus berkembang.  Pengembangan diri yang by design jadinya.  Pada kesempatan kali ini, mari kita bedah tentang seberapa besar sih masalah yang anda hadapi menekan anda.

Untuk banyak orang, masalah besar pastilah menimbulkan tekanan yang besar pula.  Iya kan?  Masalah kekurangan uang Rp. 1 juta jelas berbeda dengan masalah kekurangan uang Rp.5 Milyar.  Tapi apakah tekanan yang diberikan dua masalah ini sama juga?  Belum tentu!

Dalam fisika kita mengenal sebuah rumus tekanan.  Dia adalah gaya dibandingkan dengan luas penampang. P = F/A. (P = Tekanan, F = Gaya, A = Luas Penampang).  Dalam kehidupan mental dan emosi, tekanan adalah tingkat stress anda.  Gaya adalah besarnya masalah yang anda hadapi.  Luas penampang adalah kondisi keluasan jiwa anda.

Jadi, berdasar rumus ini, masalah kurang uang Rp. 1 juta bisa menimbulkan stress yang lebih besar dari masalah kurang uang Rp. 5 milyar.  Koq bisa?  Iya, jika kurang uang Rp. 1 juta terjadi pada orang yang luas jiwanya misalnya 100 ribu, maka sterss yang dihadapi sebesar 10 (1 juta / 100 ribu).  Dan kurang uang Rp. 5 Milyar terjadi pada orang yang luas jiwanya misalnya 1 milyar, tekanannya cuma 5 (5 milyar / 1 milyar).  Jadi, bukan besarnya masalah yang menjadi penyebab utama, tapi luas penampangnya, keluasan jiwa anda.

Mari kita pahami dengan tambahan ilustrasi ember dan air.  Misalnya ada ember yang ukurannya 5 liter.  Jika ke dalamnya dimasukkan air sebanyak 3 liter, maka ember tersebut bisa menampungnya.  Tak ada air yang tumpah.  Hal ini sama dengan anda yang masih bisa tenang-tenang saja ketika menghadapi masalah yang lebih kecil dari keluasan jiwa anda.  Tapi, bila dimasukkan air sebanyak 6 liter, maka akan tumpah 1 liter.

Luas penampang / ukuran ember / keluasan jiwa anda adalah faktor terpentingnya.  Bukan kemampuan.  Anda bisa saja punya utang Rp. 10 milyar, dan semua aset anda cuma bernilai Rp. 100 juta, dan anda tidak stress!  Koq bisa?  Yap, karena jiwa anda sangat luas.  Bahkan tak berbatas.  Untuk jiwa yang luas tak berbatas, masalah sebesar apapun tak akan menimbulkan stress.  Tapi, anda bisa punya utang Rp. 1 juta, punya aset senilai Rp. 10 milyar, dan anda stress.  Kenapa?  Karena jiwa anda lebih sempit dari Rp. 1 juta. 

Betapa banyak di dunia ini, manusia-manusia dengan uang dan kekayaan yang luar biasa banyak, tapi masih saja meminta diskon untuk barang yang diinginkannya.  Itu berarti harta fisiknya besar, tapi jiwanya?  Banyak orang kaya yang langsung stress ketika harus menghadapi masalah yang kecil saja.  Sang jiwa mungkin terlalu dimanja oleh fasilitas.  Jiwa itu tidak tumbuh.  Ia kerdil.

Di alam ini ada lautan.  Berbagai macam air dapat diterima lautan dan dinetralkan.  Seberapa banyak pun air yang masuk ke lautan, lautan tidak keberatan.  Sistem alam bisa terus menyeimbangkan kondisi air di alam ini.  Kecuali bila manusia melakukan pengerusakan.

Jadilah lautan, luaskan jiwa
Marilah sekarang kita berlatih meluaskan sang jiwa.  Berikut tips-tipsnya:
  1. Berniat. Hal ini penting, karena membuat diri anda bersiap untuk melakukan sesuatu.
  2. Tutup mata.  Bayangkan lautan.  Bayangkan anda sebagai lautan.  Visualisasi ini penting karena otak lebih mudah bekerja dengan gambaran visual.
  3. Bentuk senyuman di bibir anda.
  4. Bayangkan masalah yang pernah anda hadapi.  Buat visualisasi anda kembali mengalaminya.  Rasakan rasa sakit di hati anda.  Bila tingkat sakit 1 – 10, Berapa tingkat sakit anda?
  5. Masih dengan rasa sakit di hati, bayangkan dan rasakan anda adalah lautan dengan jiwa yang lapang. 
  6. Masukkan masalah dan rasa sakit di hati anda ke dalam lautan.
  7. terus bayangkan masalah dan rasa sakit itu terbawa ombak dan makin jauh dari anda.
  8. Bagaimana perasaan anda sekarang?  Berapa tingkat sakit yang anda rasakan sekarang?
  9. Ucapkan terima kasih pada sang masalah.  Sadari bahwa masalah lah yang justru membuat anda menjadi pribadi yang kuat.
  10. Tersenyumlah lebih lebar.  Ucapkan terima kasih kembali.  Bila tingkat senang 1 – 10, berapa tingkat kesenangan anda? 
  11. Tingkatkan kesenangan anda 5 kali lipat.
  12. Buka mata anda.  Bagaimana perasaan anda?

MENGATASI KEKURANGAN MOTIVASI


Langkah Strategis Menjaga Motivasi

Salah satu faktor yang menghalangi Anda untuk sukses adalah kurangnya motivasi. Berapa kali Anda berkata, “Saya ingin kaya”, “Saya ingin berhasil” tetapi Anda tidak membuktikan dalam tindakan Anda bahwa Anda bisa kaya dan Anda bisa berhasil.

Kurangnya motivasi berkaitan dengan tidak jelasnya cara untuk mencapai tujuan Anda. Barangkali sering terlintas di pikiran Anda untuk menjadi pengusaha sukses atau mencapai karir tertentu di kantor, tapi Anda tidak tahu caranya sehingga Anda kurang termotivasi untuk mencapai apa yang Anda inginkan.
Disini saya akan mengajak Anda untuk melihat lima hal yang ingin Anda perhatikan agar Anda tetap termotivasi untuk memperoleh apa yang menjadi mimpi Anda:


Membuat Roadmap
Roadmap adalah cara atau strategi untuk mencapai sesuatu. Buatlah roadmap begitu Anda tahu apa tujuan Anda. Apakah Anda ingin memulai bisnis baru atau sekedar menurunkan berat badan, buatlah program yang membagi tujuan Anda tersebut menjadi langkah-langkah yang lebih detil disertai berapa lama waktu yang diperlukan.

Misalnya untuk menurunkan berat badan, isilah program Anda yang meliputi makanan, olahraga, dan istirahat. Kemudian jelaskan apa yang Anda akan lakukan untuk mengatur makanan, berolahraga, dan jam istirahat. Semakin jelas semakin baik sehingga Anda tahu persis apa yang harus Anda kerjakan di waktu tertentu.


Mengambil Tindakan
Sekarang Anda sudah menentukan tujuan dan merencanakan langkah-langkah strategis. Itu semua akan bergunna apabila Anda mengambil tindakan. Tanpa tindakan nyata tujuan dan rencana Anda hanya menjadi mimpi belaka. Tanpa ada manifestasi di tingkat praktis.

Rayakan kesuksesan Anda setiap kali Anda berhasil mengerjakan satu hal, terutama untuk kegiatan yang penting dalam pencapaian tujuan Anda. Penghargaan terhadap langkah Anda sekecil apapun akan memberikan kekuatan untuk mengambil tindakan berikutnya.


Ingatkan Diri Anda akan Keuntungan yang akan Anda Dapat
Izinkan diri Anda untuk membayangkan keuntungan yang akan Anda peroleh dari usaha yang Anda kerjakan sekarang. Bayangkan diri Anda menjadi langsing, kalau tujuan Anda untuk menurunkan berat badan. Atau bayangkan Anda berlibur ke tempat eksotik kalau karir yang Anda impikan sudah tercapai.

Motivasi akan timbul seiring dengan Anda mengingat apa saja benefit yang akan Anda raih dari kerja keras Anda selama ini.


Tetap Konsisten
Layaknya sebuah perjalanan, Anda akan menemui rintangan dan hambatan seiring Anda berjalan mencapai tujuan. Tetaplah konsisten dan yang penting tetap rileks dalam perjalanan ini. Barangkali Anda perlu merubah haluan sedikit seiring dengan informasi baru yang Anda peroleh. Tetap terbuka dan fleksibel.
Kalau Anda merasa kurang motivasi sehingga rasanya Anda tidak memperoleh kemajuan, ingatlah bahwa Anda tidak sendirian.  Banyak orang-orang di sekitar Anda yang memiliki masalah yang sama.

Satu hal yang ingin Anda tunjukan pada mereka: Anda berbeda. Dengan tujuan dan strategi yang jelas, halangan utama justru diri Anda sendiri. Yakinkan diri Anda bahwa Anda seorang pribadi yang sukses. Bukankah senang rasanya kalau Anda bisa mencapai apa yang Anda inginkan?

MASALAH, I LOVE YOU...


Prinsip dasar hidup mudah

Hidup sulit, apa itu?
Seorang remaja baru punya mobil.  Mobilnya bekas, tapi masih bagus.  Setelah seminggu berbangga-bangga dengan mobil itu, sang mobil mogok.  Ia pun mencoba mencari-cari sumber masalahnya.  Setelah dua jam mengotak-atik, masalahnya tak ketemu juga.  Akhirnya, ia dorong mobil kebanggaannya ke bengkel terdekat.  Untung bengkelnya sedang sepi.  Maka montir di bengkel itu segera bisa menangani masalahnya.  Dan tak lebih dari lima menit, mobil tersebut hidup lagi dan bisa digunakan.  Rupanya hanya ada kabel yang kendor.

Saudara, ternyata masalah mobil mogok itu mendatangkan kesulitan untuk sang remaja.  Tapi untuk montir mobil, masalah itu mudah saja.  Jadi apa itu kesulitan?  Secara sederhana, kesulitan adalah ketika seorang siswa kelas dua SD harus menghadapi soal kelas dua SMP, misalnya.  Artinya, sesuatu dikatakan sulit bila kemampuan anda di bawah masalah yang harus dihadapi.  Hidup mudah jelas sebaliknya.  Siswa SMP yang harus menyelesaikan masalah SD jelas akan mudah menyelesaikannya. Jadi kesulitan (atau kemudahan) itu adalah perbandingan masalah dan kemampuan anda.

Apakah hidup anda terus sulit?
Bila anda menilai hidup anda sekarang, apakah dipenuhi lebih banyak kesulitan atau kemudahan?  Bila anda merasa anda selalu dirundung kesulitan, berarti ada satu kesadaran yang harus ditimbulkan : Kemampuan anda tidak meningkat.  Dengan kemampuan yang tetap atau malah turun, maka hidup anda memang akan selalu sulit.

Kesadaran ini penting.  Karena dengan begitu, anda punya peluang untuk keluar dari kesulitan hidup anda.  Tentu anda akan benar-benar keluar dari kesulitan bila anda merubah tindakan anda.

Setelah kesulitan ada kemudahan
”Setelah kesulitan ada kemudahan” berasal dari kitab suci.  Untuk meraih kemudahan, anda harus melalui suatu kesulitan.  Mudah adalah ketika kamampuan anda lebih hebat dari masalah anda.  Jadi, kesulitan dalam konteks ini adalah proses anda dalam meningkatkan kemampuan diri.  Kenapa sulit?  Karena peningkatan kualitas diri adalah sesuatu yang anda tidak ketahui.  Kesulitan berasal dari ketidaktahuan itu.  Ketidaktahuan bukan hanya mendatangkan kesulitan, tapi juga ketakutan.  Nah, ketika anda berhasil mengatasi ketidaktahuan, kesulitan dan ketakutan itu, maka kemampuan anda pun meningkat.  Ketika kemampuan meningkat, anda akan mudah mengatasi masalah yang anda hadapi.

Ingin hidup terus mudah?
Jadi, bila anda ingin terus hidup dalam kemudahan teruslah meningkatkan kemampuan.  Atasi kesulitan-kesulitan yang anda rencanakan (terus belajar kemampuan-kemampuan baru).  Dengan begitu, anda akan terhindar dari kesulitan-kesulitan yang ditimbulkan masalah yang datang pada hidup anda.  Koq bisa? Karena anda telah punya kemampuan yang lebih dari masalah yang datang tersebut.  Itulah salah satu sebab kenapa anda diwajibkan belajar dari buaian sampai liang kubur.  Agar kemampuan anda terus meningkat dan membuat tak satu masalah pun menjadi cukup besar untuk mempersulit hidup anda.

Masalah, I Love You
Jadi, bagi anda yang terus belajar, anda akan bilang : ”Masalah, I Love You” bagi setiap masalah yang datang pada anda.  Bila masalahnya lebih kecil dari kemampuan, maka anda akan senang dan mudah menyelesaikannya.  Bila masalahnya lebih besar dari kemampuan, maka anda akan senang mendapatinya.  Kenapa?  Karena anda bisa belajar dan membuat kemampuan anda lebih meningkat lagi !!!

KEAJAIBAN SENYUM


Simple and Powerful

Tersenyum, betapa mudahnya hal ini dilakukan.  Hanya butuh sedetik untuk merubah bentuk bibir menjadi senyum.  Dan hanya butuh tujuh detik mempertahankan sang senyum untuk terlihat sebagai ungkapan ketulusan hati.
Tetapi kenapa hal sederhana ini jarang terlihat?  Wajah-wajah di jalan, di angkutan umum, di kantin, di kantor, bahkan di tempat wisata yang seharusnya menjadi kebun senyum, justru terlihat buram.  Kerutan-kerutan di wajah menunjukkan betapa berat beban yang harus ditanggung wajah-wajah itu.  Banyak wajah yang daerah diantara dua matanya mengkerut.  Menyeramkan dan tampak garang.  Duh...
Senyum itu sudah hilang dari wajah banyak orang.  Entah kenapa senyum – bahkan tawa – yang selalu cerah menghiasi wajah-wajah itu dari kecil, sirna begitu saja.  Sekarang, bahkan bukan hanya wajah-wajah tua dan dewasa yang telah kehilangan senyum manis.  Wajah para remaja dan anak-anak pun telah ketularan kerutan-kerutan penuh beban itu.
Senyum pada hakikatnya adalah salah satu anugerah indah dari Tuhan Yang Maha Indah.  Tuhan sengaja menganugerahkan  senyum sebagai bagian dari keindahan manusia.  Sayang, anugerah indah ini, tidak banyak ditemui di wajah banyak manusia.  Dunia akan jauh lebih indah bila penduduknya gemar tersenyum.
Hidup dan kehidupan manusia pun akan lebih indah dan menenteramkan bila kita menemui banyak senyum di sekeliling kita.  Terutama sang senyum dari wajah kita sendiri.  Bukankah sangat enak bila kita menerima senyum?  Dan bukankah jauh lebih enak bila kita lah yang memberi senyum?
Saudara, senyum yang sederhana, mudah dan gratis itu ternyata menyimpan banyak keajaiban.  Setidaknya dari berbagai pengalaman dalam hidup saya.  Yap, dalam hidup saya, saya menemui banyak keajaiban.  Bentuknya macam-macam.  Ada  kemudahan, kesehatan, kekayaan, kebaikan, solusi dan sebagainya dari sebuah senyuman.

Sang senyum – lengkungan yang menurut Pak Gede Prama bisa meluruskan banyak hal – adalah hal yang luar biasa. Ia seperti oase di tengah gurun pasir.  Ia seperti setetes air jernih dari mata air yang bisa menghilangkan dahaga.  Ia seperti udara bagi yang tercekik.  Ia seperti sumbangan uang bagi fakir miskin yang dirawat di rumah sakit.  Ia seperti mangga muda bagi ibu muda yang sedang ngidam.  Ia seperti pinjaman uang bagi yang sedang membutuhkan. 
Ia juga seperti semangkuk mie instan bagi pengungsi yang kelaparan. 
Senyum pada hakikatnya adalah kebutuhan manusia.  Siapa yang senang tersenyum membuat jiwa, perasaan, pikiran dan fisiknya terpenuhi salah satu kebutuhannya.  Bila manusia tidak senang tersenyum, ada luka di jiwa, rasa dan pikirnya.  Sang jiwa yang terluka membuat hidup dipenuhi kegelisahan.  Sang rasa yang terluka membuat hidup tidak tenang.  Sang pikir yang terluka membuat hidup penuh beban.

Aturan Senyum Tulus
Senyum tulus ada aturannya?  Ya, ada.  Aturan ini saya dapat dari dua orang guru saya.  Pertama Pak Jamil Azzaini.  Kedua, Pak Amir Tengku Ramly.  Pertama sekali, saya belajar dari Pak Jamil, bahwa senyum itu harus 227.  Artinya senyum baru terlihat tulus dengan menarik bibir ke kanan 2 cm, ke kiri 2 cm, pertahankan minimal selama 7 detik.  Bila kurang dari 7 detik, maka senyum itu akan kehilangan ketulusannya.
Aturan ini lalu disempurnakan oleh Pak Amir.  Menurut Pak Amir, senyum itu harus 127.  Angka satu artinya sang senyum harus lah berasal dan bertujuan untuk menyatukan hati. Hati yang memberi dan menerima senyum.  Dengan begitu, senyum itu berperan sebagai pengikat dan jembatan antara satu diri dengan diri-diri yang lain. Sedang angka 2 dan 7, maknanya sama dengan aturannya Pak Jamil.

Itulah senyum saudara... 
Ia sederhana, tapi dahsyat luar biasa. 

Ia kecil, tapi bermakna raksasa. 

Ia mudah, tapi sangat berharga. 

Karenanya,....

Tersenyum lah saudara

Nikmati keajaiban-keajaiban dalam hidup anda.

Dan...

Bagikanlah keajaiban bagi hidup sesama kita.

IKAN SEGAR

Masalah Akan selalu ada dalam kehidupanKita 

semua tahu bahwa orang-orang Jepang sangat menggemari ikan segar. Pasti anda pernah mengenal yang dinamakan sashimi….wow…salah satu makanan yang sangat saya gemari….:-)
Kegemaran orang Jepang untuk memakan ikan segar merupakan tradisi yang telah turun temurun. Karena itu tentu saja kebutuhan akan ikan segar di Jepang  sangatlah besar.

Tapi seperti sering terjadi dalam dalam kehidupan, polaritas “muncul” untuk memberikan makna dalam kehidupan. Apa yang kita senangi, susah didapat, apa yang kurang digemari selalu ada dekat dengan kita.

Walau negara mereka dikelilingi oleh lautan, nelayan Jepang sangat sulit untuk dapat menangkap ikan segar didaerah yang  dekat dengan pantai mereka. Ini karena kapasitas ikan yang ada diperairan sekitar Jepang sangat sedikit dan tidak dapat menutupi konsumsi ikan segar orang Jepang.

Untuk mendapatkan ikan segar, perusahaan ikan dan nelayan Jepang terpaksa membuat kapal yang semakin besar dan melaut semakin jauh. Semakin jauh mereka melaut, semakin butuh waktu untuk kembali dengan ikan segar hasil tangkapan mereka. Bila mereka melaut beberapa hari, ikan yang nelayan tangkap sesampainya di daratan Jepang, tidak segar lagi, dan masyarakat Jepang tidak menyukainya. Alhasil konsumen tidak puas dan tidak mau beli ikan, nelayan tentu saja merugi karena tidak ada yang dijual.

Tapi seperti biasanya, orang Jepang selalu ada jawaban, bila ditantang oleh masalah. Mereka menempatkan freezer atau pendingin di kapal besar mereka. Ikan-ikan hasil tangkapan ditaruh di freezer dan dibawa kembali ke daratan. Kali ini inovasi mereka kurang disetujui oleh konsumen, karena tetap mereka tahu perbedaan rasa ikan segar dengan ikan yang didinginkan.

Kembali perusahaan ikan dan nelayan sulit menjual hasil tangkapan mereka. Akhirnya mereka mendapatkan ide untuk menaruh tangki-tangki besar dikapal mereka. Hasil tangkapan langsung dimasukkan dalam tangki dan semua ikan itu hidup dalam perjalanan pulang kembali kedaratan. Tapi yang terjadi adalah walau ikan-ikan itu hidup, setelah sebentar bergerak dalam tangki, ikan-ikan kebanyakan diam tidak bergerak, mereka capai dan bosan. Sesampainya didaratan dan dijual, konsumen tetap dapat merasakan perbedaan rasa dari ikan-ikan tersebut. Mereka tahu perbedaan ikan hidup yang bergerak dengan ikan hidup yang diam saja…Memang hebat “taste”orang Jepang akan ikan segar.
Kembali ikan susah dijual…

Jadi tahukah Anda bagaimana orang Jepang memecahkan masalah ikan segar itu?

Untuk mengatasi masalah itu mereka tetap menaruh ikan dalam tangki-tangki besar, tapi mereka juga menambahkan satu ikan hiu ukuran kecil dalam masing-masing tangki. Ikan hiu itu akan memakan beberapa ikan kecil lainnya, tapi sebagian besar ikan lainnya “selamat” sampai di daratan dalam keadaan hidup dan selalu bergerak. Ikan-ikan itu tertantang…
Ikan segar yang sesuai selera pun kembali memenuhi piring-piring orang Jepang.

Cerita tersebut menarik karena memberikan kita masukan agar tidak menyerah dalam sesuatu hal yang sedang kita kerjakan. Tuhan telah menyediakan segalanya bagi kita, yang perlu hanyalah usaha kita untuk mengenali semua yang telah diberikan oleh Tuhan.

Selain itu, apakah anda dapat mengamati bahwa sebagian dari kita masih hidup seperti ikan dalam tangki-tangki tersebut, hidup dalam keadaan lelah dan bosan ? Kadang-kadang kita perlu menambah “ikan hiu” dalam kehidupan kita untuk tetap terjaga dan bergerak maju.  Pada dasarnya tantangan-tantangan atau masalah-masalah yang terjadi dalam realitas kehidupan kita adalah “ikan hiu” dalam kehidupan kita. Mereka ada untuk menjaga agar hidup kita tetap aktif dan terasa segar.

Semakin anda menambah banyak pengetahun, semakin gigih dan semakin anda mempunyai kompetensi, Anda akan semakin menikmati tantangan hidup yang ada dalam kehidupan Anda. Bila Anda dapat mengatasi tantangan yang terjadi dalam kehidupan Anda, Anda adalah sang “Penakluk”.  Anda akan berpikir dan fokus pada tantangan yang dihadapi dan mendapatkan energi lebih untuk mengatasinya. Anda akan bergairah menghadapi tantangan baru. Anda gembira , Anda hidup….

Jadi bila ada masalah yang memang harus dihadapi, hadapi saja. Karena ada kekuatan besar yang selalu dibelakang diri Anda. Kalahkan dan atasi masalah itu. Bila terlalu sulit atau masalahnya terlalu besar,  jangan cepat menyerah, atur kembali diri Anda, cari bantuan baru, cari cara dan akal baru.

Kekecewaan atau masalah hanyalah gangguan yang memang harus ada dalam kehidupan Anda. Mereka  layaknya polisi tidur yang banyak dijalan-jalan. Mereka akan memperlambat laju anda sebentar, tapi didepannya ada jalan mulus yang  Anda harus nikmati. Jalanlah terus…

Bila Anda saat ini merasa dalam keadaan sulit atau sedih,  terimalah dahulu semua keadaan Anda saat ini. Caranya: dengan bersyukur atas apapun yang ada dan terjadi dalam kehidupan Anda saat ini. Kemudian kenalilah arti dari masalah yang sedang Anda hadapi. Selanjutnya bahagialah, karena apapun yang terjadi saat ini, adalah yang terbaik untuk Anda.
Yakinlah bahwa dibalik semua kesedihan atau kesulitan yang Anda sedang hadapi, Tuhan Yang Maha Kuasa mempunyai maksud dibalik itu semua.

Bukankah orang-orang Jepang saat ini sedang menikmati ikan segar dalam hidangan mereka?

BERFIKIR KREATIF PASCA KEHILANGAN PEKERJAAN

Memanfaatkan Krisis untuk Keuntungan Anda

Dalam masa krisis finansial ini tentunya kita semua berharap keadaan yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Namun sore itu saya ditelepon oleh seorang teman yang memberitahu kalau dia baru saja kehilangan pekerjaan.

Teman saya ini sudah 12 tahun bekerja di salah satu perusahaan asuransi multinasional. Dia sudah membayangkan posisi baru di depan mata ketika tiba-tiba perusahaannya terkena dampak krisis global keuangan yang disusul dengan PHK massal atau istilah kerennya redundancy.

Akhirnya kami memutuskan bertemu dan bertukar pikiran untuk mencari sikap yang tepat dalam menghadapi situasi yang tak terduga ini. Intinya, kehilangan pekerjaan menimbulkan masalah finansial dan psikologis akan tetapi selalu ada kesempatan untuk menciptakan kondisi yang lebih baik.


Dampak Finansial
 Kehilangan pekerjaan artinya sama dengan kehilangan sumber penghasilan. Tidak peduli seberapa besar penghasilan Anda dan seberapa banyak tabungan di bank, tentunya Anda ingin menengok kembali spending habits Anda.

Sekarang saatnya untuk mengurangi pengeluaran dan menyusun kembali strategi keuangan yang tepat. Barangkali Anda pun harus mengubah gaya hidup Anda sesuai dengan keadaan yang terjadi.

Kalau Anda punya sejumlah kartu kredit, sebaiknya Anda menutup beberapa diantaranya dan menyisakan satu atau dua kartu kredit saja. Pilihlah kartu kredit yang paling kecil bunganya kemudian lunasi kartu kredit yang lain atau alihkan tagihannya ke kartu kredit yang Anda pertahankan.

Anda pun ingin mengurangi pengeluaran harian atau bulanan, menutup membership yang tidak perlu, dan mengurangi makan diluar.

Singkatnya, Anda hilangkan pengeluaran yang tidak terlalu perlu. Semua langkah ini diperlukan supaya Anda memiliki kendali atau kehidupan finansial Anda terutama dalam menghadapi keadaan ekonomi yang tidak pasti.


Dampak Psikologis
 Secara psikologis kehilangan pekerjaan sama dengan kehilangan kepercayaan diri. Kepercayaan Anda kepada pekerjaan selama bertahun-tahun seolah-olah hilang begitu saja dalam sehari. Namun pada dasarnya, apabila Anda tidak menemukan alasan yang jelas kenapa Anda harus kehilangan pekerjaan, kemungkinannya adalah kesalahan bukan pada diri Anda.

Krisis keuangan yang terjadi membuat perusahaan Anda berpikir untuk mengurangi jumlah karyawan di posisi dan golongan tertentu. Berdasarkan performance di kantor barangkali Anda termasuk yang layak dipertahankan tapi posisi Anda sudah tidak mungkin diperlukan lagi. Tentunya ini tidak fair, tapi begitulah yang terjadi.

Sedih dan panik atas hilangnya sumber keuangan tentunya wajar. Tetapi apabila keadaan ini berlarut-larut maka Anda harus melakukan sesuatu untuk memperbaikinya.

Anda ingin membangun komunikasi dengan diri Anda sendiri. Menghilangkan perasaan bersalah, berhenti menyalahkan orang lain, dan mengambil alih kembali kehidupan karir Anda. Anda boleh kehilangan pekerjaan tapi jangan sampai hal ini merusak mimpi dan cita-cita Anda.


Merancang Karir Baru
 Barangkali agak aneh kedengarannya bahwa Anda justru memperoleh kebebasan ketika kehilangan pekerjaan. Saat ini adalah momen yang tepat untuk mendefinisikan kembali apa yang Anda mau dari kehidupan karir Anda.

Misalnya saja ternyata Anda menemukan kepuasan dari karir Anda yang lama. Rasanya apa yang Anda kerjakan betul-betul mewakili apa yang Anda inginkan. Hal ini sangatlah bagus karena banyak orang menghabiskan puluhan juta untuk menghadiri pelatihan dan seminar hanya untuk mencari tahu apa yang mereka inginkan dari karirnya.

Namun misalnya Anda tidak puas dengan karir di tempat yang lama. Pekerjaan Anda bisa menghasilkan uang untuk menabung dan membayar cicilan tapi tidak memberikan kebahagiaan sesuai dengan cita-cita Anda.

Dalam hal ini kehilangan pekerjaan menjadi seperti berkah karena sekarang Anda memiliki kesempatan untuk memulai karir baru yang sesuai dengan cita-cita ditambah dengan uang pesangon yang Anda terima dari perusahaan!

Pindah pekerjaan di masa ekonomi sulit bukanlah tindakan yang diinginkan sebagian besar orang. Namun Anda ingin membuktikan bahwa Anda bisa keluar dari situasi sesulit apapun. Pengalaman profesional Anda bisa menambah keyakinan dan kepercayaan untuk menemukan solusinya. 

Kuncinya adalah berpikir kreatif dan tidak berhenti berusaha. Inilah saatnya untuk memulai sesuatu yang baru. Apapun itu. Memulai karir di tempat baru atau bahkan merintis usaha sendiri.

Banyak orang-orang sukses yang memulai karirnya setelah mereka kehilangan pekerjaan. Penulis terkenal dari Inggris, J.K. Rowling, menulis novel Harry Potter ketika ia tidak punya pekerjaan dan hidupnya tergantung dari tunjangan pemerintah. Namun pemikiran kreatifnya menghasilkan salah satu novel yang paling laris di dunia dan mendatangkan keuntungan milyaran dollar.

Hidup kreatif dimulai dari sikap yang kita ambil secara sadar terhadap kejadian yang kita alami. Manusia tidak diciptakan untuk menerima keadaan begitu saja tetapi untuk berusaha membuat hidup yang terbaik bagi dirinya. 

Susunlah rencana baru dan kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang mendukung tujuan Anda: keluarga dekat, sahabat, motivator, pelatih, dll. Dengan memelihara sikap positif Anda memastikan berjalan di rute menuju keberhasilan.

Jumat, 13 April 2012

BERHENTI BERPIKIR DAN TAKE ACTION

Menjadi Pandai dengan Mengerjakan

Roni, seorang karyawan bank swasta, sudah berkali-kali mengikuti seminar tentang wirausaha. Berbagai macam teknik bisnis sudah ia pelajari tapi sampai hari ini ia masih belum berani mengambil tindakan untuk memulai usaha baru.

Banyak diantara kita yang punya “hobby” belajar tapi rasanya kok hidup belum menunjukan perubahan berarti. Berapa banyak buku yang sudah Anda baca, berapa kali sudah Anda pergi ke seminar, berapa kali Anda diminta untuk segera take action tapi sampai detik ini Anda masih belum bergerak. Merasa bersalah?


"The possibilities are numerous once we decide to act and not react." (George Bernard Shaw)

Menurut beliau, begitu kita berhenti berpikir dan segera bertindak kita membuka diri terhadap kesempatan yang jumlahnya banyak sekali, bahkan melebihi dugaan kita. Namun problemnya adalah seakan-akan kita tidak punya alasan yang cukup kuat kenapa kita harus mengambil tindakan. Berikut ini tiga alasan utama yang ingin Anda pertimbangan ketika Anda ragu-ragu untuk bertindak:


1. Hanya Anda yang bisa take action, bukan orang lain
 Kalau Anda ditanya, “Siapa yang menjalankan hidup Anda?”, jawabnya pasti mudah: “Anda sendiri!”. Artinya Anda bertanggung jawab atas hidup Anda sendiri, bukan orang lain. Anda memiliki kekuatan untuk mengendalikan dan bahkan meningkatkan kualitas hidup Anda karena Anda sendirilah pilot pesawat hidup Anda.

Kalau Anda punya rencana bisnis, karir, atau rencana untuk merubah hidup maka Anda ingin menyadari bahwa tidak ada orang lain yang akan take the first action, kecuali Anda sendiri. Anda bisa mendapatkan bantuan dari keluarga, teman, buku, blog. Tapi tindakan harus diambil oleh Anda sendiri. Hidup Anda adalah tanggung jawab Anda. Buatlah pilihan dan keputusan yang membawa kebaikan bagi Anda sendiri.


2. Terapkan pengetahuan yang Anda miliki
 Pastinya kalau Anda membaca artikel ini Anda seorang pencari ilmu di Internet. Barangkali Anda sudah membaca banyak buku dan blog. Anda mungkin merasa pengetahuan Anda sekarang bertambah. Tidak ada salahnya dengan itu. Saya sendiri mempunyai kebiasan membaca paling tidak 10 halaman sehari. Waktu bagi saya sangat berharga oleh karena itu saya sangat jarang sekali menonton televisi.

Lebih dari itu saya percaya bahwa mengumpulkan pengetahuan tidak bisa menggantikan action. Anda bisa membaca puluhan buku, namun apabila Anda tidak mempraktekkan apa yang Anda pelajari dari buku-buku itu semua pengetahuan yang Anda miliki bisa sia-sia belaka.

Menghadiri pelatihan atau seminar membantu Anda untuk memperoleh inspirasi. Barangkali Anda menjadi
bersemangat untuk take action. Semangat ini ingin Anda tindak lanjutin dengan mengambil tindakan nyata dimana Anda betul-betul menerapkan pengetahuan yang Anda miliki.


3. Menjadi lebih pandai dengan mengerjakan
 Ada ungkapan “you learn by doing” yang artinya pengetahuan Anda menjadi bertambah seiring Anda menerapkannya dalam tindakan nyata. Apabila Anda seorang yang haus pengetahuan, Anda akan terpacu untuk bereksperimen dengan pengetahuan yang Anda miliki dengan menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Dengan menerapkan pengetahuan Anda menjadi semakin pintar dengan memahami hal-hal apa yang cocok bagi Anda dan mana yang tidak.

Dengan mengerjakan Anda barangkali menjadi tahu kalau metode yang Anda baca di buku ternyata lebih rumit ketika dipraktekkan. Hal ini memacu Anda untuk memperbaiki metode tersebut dengan cara yang sesuai dengan kondisi lingkungan disekitar Anda.

Pengalaman adalah guru yang terbaik. Melalui pengalaman Anda menemukan hal-hal baru dan membuktikan sendiri apa yang selama ini dikatakan oleh guru, mentor, pelatih dll. Inilah yang ingin Anda peroleh. Secara analogi: orang lain boleh saja mendeskripsikan bagaimana rasanya apel, tapi untuk merasakan buah apel itu Anda harus makan buahnya sendiri. Sampai Anda merasakan semua sensasinya: segar, manis, asem, berair, dll.

Semoga artikel ini memberikan inspirasi bagi Anda untuk mempraktekkan ide, gagasan, dan pengetahuan yang Anda miliki untuk perbaikan kualitas diri Anda. Hanya dengan take action hidup Anda bisa berubah dan Anda pun menjadi pribadi yang membanggakan bagi diri sendiri dan orang lain.

Kamis, 12 April 2012

5 POLA PIKIR TENTANG UTANG YANG MEMBUAT KAYA

Mengubah Utang Menjadi Kekayaan

Pak Hasan, kolega saya di Institut Kemandirian.  Suatu ketika ia menyampaikan ceramah singkat setelah shalat zuhur.  Ceramahnya tentang  seorang pengusaha di Bandung.  Suatu ketika, sang pengusaha ditimpa bencana.  Ia pun down dan frustasi.  Bisnisnya hampir-hampir hancur.  Sang pengusaha lalu melakukan perjalanan dari mesjid ke mesjid.  Dari perjalanan inilah, ia memperoleh pola  pikir baru.  Ia benar-benar tercerahkan.

Pencerahan yang ia alami adalah tentang shalat.  Untuknya dulu, shalat adalah aktivitas jeda di tengah kesibukan bekerja.  Sekarang berubah menjadi: ”Kerja adalah aktivitas selingan untuk menunggu shalat”.

Perubahan yang dilakukan sang pengusaha ini ternyata berhasil membuat bisnisnya meningkat lagi.  Ia bahkan merubah sistem bisnisnya sesuai prinsip baru tersebut.  Bisnisnya bisa kembali maju seperti semula.

Itulah isi ringkas dari ceramah Pak Hasan.  Cerita tentang sang pengusaha itu menyentak hati saya.  Saya dan semua jamaah shalat zuhur langsung berniat dan bertekad untuk juga membuat perubahan yang sama.

Nah saudara, itulah hebatnya pikiran.  Ia menjadi awal dari tindakan yang bisa membuat perubahan menuju pada kesuksesan.  Karenanya, gunakanlah pikiran anda untuk mendukung anda, bukan untuk mensabotase kesuksesan diri anda sendiri.

Dalam kaitannya dengan topik: ”Kaya dari berutang”, maka diperlukan beberapa pola pikir yang yang mendasarinya.  Dengan pola pikir ini, maka kondisi kaya dari utang menjadi mungkin.

Penolakan pada pola pikir ini akan menjauhkan anda menggunakan utang sebagai alat menuju kaya.  Anda akan menghindari utang.   Langkah-langkah yang diterangkan berikutnya mungkin menjadi tak berarti.  Itulah sebabnya, kenapa bagian ini menjadi bagian mendasar yang sangat penting.

Bagian kaya sejati memberikan gambaran pada anda tentang tujuan yang ingin diraih.  Dari sana lah semuanya berasal.  Setelah tujuan jelas, maka anda harus mempersiapkan diri.  Inilah fungsinya bagian menjadi achiever.  Dengan menjadi achiever berarti anda telah siap untuk melangkah menuju tujuan kaya sejati.  Nah, sekarang saatnya anda memilih alat.  Apakah anda mau gunakan mobil, motor, sepeda, kereta, pesawat terbang, kapal laut, atau hanya jalan kaki?

Naik pesawat terbang bisa lebih cepat menghantar anda ke tujuan.  Tapi bila anda belum terbiasa menggunakan pesawat terbang, tentu tidak mudah juga.  Apalagi bila di benak anda tersimpan file-file buruk tentang pesawat terbang.  Misalnya tiketnya mahal, bahaya karena pesawat terbang bisa jatuh, ada tetangga yang meninggal karena kecelakan pesawat terbang, dan sebagainya.

Nah, untuk memutuskan menggunakan pesawat terbang, anda tentu saja harus mengganti file-file buruk di benak anda itu.  Ganti lah file buruk itu dengan file baik.  Misalnya, menggunakan pesawat terbang itu lebih nyaman, cepat, relatif aman dibanding yang alat transportasi lain, lebih bergengsi, terjamin asuransi, dan sebagainya.

Sama juga dengan utang.  Untuk menggunakan utang sebagai alat meraih kualitas kaya sejati, maka anda harus mengganti file buruk di benak anda tentang untang dengan file baik.  Dengannya, anda akan semangat melakukannya.  Berbagai rintangan, hambatan dan masalah yang kemudian terjadi akan anda hadapi dengan lapang dada, kreatif dan fokus.
Lalu, apa saja file-file baik yang harus mengganti file-file buruk di benak anda.  Bila menyangkut utang, maka ada lima file baik yang anda butuhkan bila anda ingin menggunakan utang.  Berikut kelima file baik tersebut.

1. Utang itu Baik-baik Saja.  Berutang adalah hal yang baik-baik saja.  Utang itu tidak buruk.  Ia tergantung kepada orangnya.  Utang bisa buruk di tangan orang yang lemah dan salah.  Tapi utang bisa baik dan memperbaiki di tangan orang yang kuat dan benar.  Itulah sebabnya, bila anda mau kaya dari utang, anda harus mempunyai kualitas achiever.  Para achiever adalah orang-orang yang kuat dan teguh memegang kebenaran.
Suatu ketika, saya baca buku Pak Quraish Shihab.  Judulnya Lentera Hati.  Salah satu bab dalam buku itu menerangkan adanya kesamaan antara agama (dalam bahasa Arab istilahnya : Din) dengan utang (dalam bahasa Arab istilahnya: dain).

Akar kata agama dan utang ternyata sama.  Pak Quraish menyimpulkan bahwa bila anda beragama dengan benar, maka hal itu sama saja seperti anda membayar utang pada Allah SWT.  Apakah anda merasa berutang pada Allah karena telah memberikan banyak nikmat untuk anda?
Terus terang saja, uraian Pak Quraish mengagetkan saya.  Hal itu adalah pencerahan baru untuk saya.  Salah satu motivasi saya menulis buku ini adalah uraian tersebut.  Selama ini di benak saya pun tersimpan file: ”Utang itu buruk”.  Dengan begitu saya berusaha sekuat tenaga menghindarinya.  Sekarang, file itu telah berganti menjadi: ”Utang itu baik-baik saja”.

Dengan yakin bahwa utang adalah hal yang baik-baik saja, maka anda sedang membuka pintu peluang menggunakan utang dengan sebuah rencana yang baik.  Iya, kan?  Mungkinkah anda membuat rencana yang baik akan sesuatu yang menurut anda buruk?  Bagi anda yang masih manusia normal, nggak mungkin, kan?

Misalnya korupsi.  Korupsi adalah sesuatu yang buruk.  Apakah ada orang yang merencanakan korupsi dengan sangat baik sehingga tidak pernah terungkap?  Banyak.  Siapa mereka?  Tentu saja mereka orang-orang yang jahat.  Hanya orang jahat yang merencanakan keburukan dengan sangat baik dan rapi.  Pernahkah anda korupsi?  Bila pernah, bertaubatlah segera.

2. Utang adalah Alat Yang Hebat.  Pernahkah anda mendengar istilah BODOL?  Istilah ini kepanjangannya adalah Berani Optimis Duit Orang Lain.  Istilah BODOL sering dilekatkan pada orang yang mau wirausaha tetapi nggak punya modal.  Modal mereka adalah keberanian dan optimismenya saja. 

Banyak orang yang sukses dengan prinsip BODOL ini.  Tentu, pada prakteknya bukan hanya berani dan optimis saja modalnya, tapi juga didukung hal-hal lain, seperti kompetensi, komunikasi yang bagus, relasi yang banyak dan sebagainya.

Prinsip BODOL membuktikan bahwa utang adalah salah satu alat yang hebat.  Nah, di dunia ini banyak alat hebat yang bisa membantu anda meraih sukses.  Kita mengenal bola lampu yang ditemukan oleh Thomas Alfa Edison.  Setelah melalui 10.000 kali kegagalan, Pak Edison berhasil ’menerangi’ dunia ini.  Bola lampu membuat revolusi di dunia.  Ia alat yang hebat.

Bola lampu adalah salah satu contoh.  Contoh lain ada mesin cetak, motor, mobil, telepon, pesawat terbang, kapal laut, mikroskop, energi atom, lensa, komputer, internet dan sebagainya.  Semua alat-alat ini membuat hidup manusia lebih mudah dan lebih nyaman. 

Tapi itu semua hanya alat.  Manusia di belakang alat itu lah yang menentukan apakah alat hebat itu bisa membangun atau menghancurkan.  Pesawat terbang contohnya.  Dengan pesawat terbang, anda bisa berpindah tempat di bumi ini dengan cepat, dibanding alat-alat lain.  Ketika pesawat terbang digunakan untuk transportasi massal, maka ia bermanfaat besar.

Tapi ketika pesawat terbang digunakan untuk mesin perang, maka kehancuran yang terjadi.  Pada perang dunia pertama dan kedua, pesawat terbang berperan sangat besar untuk menghancurkan lawan.  Bom atom yang diledakkan Amerika di Nagasaki dan Hiroshima Jepang pada 1945, diangkut menggunakan pesawat terbang.  Akibat bom atom itu, terjadi perusakan luar biasa di Jepang.

Sama juga dengan internet misalnya.  Dengan alat ini, anda bisa berkomunikasi dengan lebih murah, cepat dan mudah.  Tapi, internet juga bisa sangat merusak ketika banyak virus ’dilepas’ ke jaringan.  Banyak komputer yang rusak, data hilang, dan sebagainya.  Atau ketika internet itu dipenuhi situs-situs porno.  Wah, dia benar-benar buruk dan merusak.
Demikian pula halnya dengan utang.  Utang adalah akses keuangan yang cepat.  Dibandingkan menabung, maka utang bisa menyediakan uang dengan lebih cepat.  Kecepatan memperoleh uang ini adalah keunggulan utang.

Misalnya anda seorang karyawan yang ingin berbisnis kecil-kecilan.  Modalnya Rp. 5 juta.  Anda sebenarnya bisa menabung dari gaji anda sebesar Rp. 500 ribu per bulan.  Nah, dengan menabung berarti anda harus menunggu sampai 10 bulan dulu agar uang Rp. 5 juta itu ada di tangan anda.

Bagaimana dengan utang?  Dibutuhkan berapa lama untuk mendapatkan Rp. 5 juta?  Mungkin tidak sampai satu bulan.  Anda bisa menghubungi lembaga keuangan mikro untuk mendapatkan modal tersebut.  Setiap bulan anda bayar utang itu dengan  mencicil.  Nah, karena uang Rp. 5 juta itu digunakan untuk bisnis, maka anda bisa mencicil utang itu bukan dari gaji anda, tapi dari hasil bisnis anda.
Anda mungkin bertanya: ”Oke lah utang itu lebih cepat, tapi resikonya kan juga lebih besar?”  Yap, anda relatif benar.  Mengapa relatif benar?  Karena utang itu akan menimbulkan resiko besar, bila anda tidak siap.  Tapi, bila anda siap, resiko itu jadi mengecil.

Berbisnis dengan modal dari utang akan beresiko besar bila anda belum tahu apa-apa tentang bisnis itu.  Atau anda percayakan saja bisnis itu ke orang lain yang juga belum berpengalaman.  Atau anda berbisnis di bidang yang sudah ditinggalkan orang lain.  Atau lagi, anda berbisnis di bidang yang melawan pesaing yang sudah besar.

Tapi, resiko bisnis itu menjadi mengecil bila anda sudah berpengalaman di bisnis itu atau bekerja sama dengan orang yang sudah berpengalaman.  Modal bisnisnya bukan semua dari anda, tapi ada juga dari orang lain.  Atau anda membeli waralaba bisnis yang sudah terbukti kehandalan sistemnya.  Nah, banyak kan cara untuk mengecilkan resiko bisnis.  Bila demikian yang anda lakukan, maka anda berutang pun untuk dapat modal bisnis, kemungkinan anda untuk sukses menjadi lebih besar.

3. Utang adalah Salah Satu Sumber Kekayaan.  Siapa orang paling kaya yang anda tahu di Indonesia ini?  Darimana beliau (orang kaya tersebut) memperoleh kekayaannya?  Kerja keras?  Pasti.  Orangnya jujur terpercaya?  Pasti.  Beliau sangat kompeten?  Pasti juga.

Hal-hal yang disebutkan di atas adalah fondasi bagi siapapun untuk meraih kekayaan.  Tapi, apakah semua orang kaya itu benar-benar kaya?  Belum tentu.  Ada banyak orang kaya yang tidak benar-benar kaya.  Kekayaannya bisa saja banyak, tapi cenderung tetap.  Pertambahannya kecil.

Nah saudara, anda boleh percaya boleh tidak.  Orang-orang yang benar-benar kaya adalah orang-orang yang mempunyai fondasi kekayaan tersebut, dan mereka menggunakan utang sebagai salah satu sumber kekayaannya.  Orang kaya yang tidak menggunakan utang, maka kekayaannya sangat mungkin terbatas.  Tapi orang kaya yang juga menggunakan utang, maka kekayaannya bisa bertambah dengan cepat.

Kenapa?

Karena ketika anda hanya mengandalkan kemampuan uang anda sendiri, maka anda akan terbentur oleh keterbatasan uang anda.  Tapi, ketika anda menggunakan utang, maka batas jumlah uang anda itu menjadi tidak ada.  Bila anda berbisnis, maka modal anda bisa dikatakan tidak berbatas bila menggunakan utang.  Hasilnya?  Ya,... juga tidak berbatas.

Inilah kunci orang-orang yang benar-benar kaya.  Mereka gunakan utang sebagai alat meraih kekayaan.  Mereka atasi ketakutan akan utang itu dengan perhitungan yang akurat dan kemampuan yang terasah.  Mereka berani mencobanya.  Pada kenyataannya, mereka juga gagal koq menggunakan alat ini.  Tapi kegagalan itu lah yang justru menajamkan perhitungan mereka dan membesarkan keberanian mereka.  Keseimbangan antara kebesaran keberanian dan ketajaman perhitungan akan utang ini lah yang membuka pintu kekayaan luar biasa.
Apakah anda sudah siap untuk jadi orang yang benar-benar kaya?  Gunakan uang anda untuk itu.  Dan gunakan juga utang!

4. Utang, Dekatilah...  Saudara, anda sudah tahu sekarang tiga file baik tentang utang.   Utang itu baik-baik saja, alat yang hebat dan sumber kekayaan.  Karena itu, dekati lah utang saudara.

Anda, saya yakin, senang berdekatan dengan hal-hal atau orang-orang yang baik dan hebat, kan? Nah, tiga file baik sebelumnya telah membuktikan bahwa utang memenuhi kriteria  baik dan hebat ini, kan?  Karena itu, mulailah dekati utang. 

Pada prakteknya, mulailah tidak alergi dengan lembaga-lembaga keuangan seperti bank.  Bahkan, bukan hanya tidak alergi, tapi anda mulai senang dengan fungsi bank yang lain, yaitu memberi utang.  Inilah sebenarnya fungsi bank yang lebih hebat dari memberikan keamanan pada uang anda yang anda simpan disana.  Bank adalah sumber uang.  Utang adalah jalannya.

Pada bab-bab berikutnya, anda akan dipandu untuk menggunakan kekuatan bank dalam memberikan utang ini untuk kesuksesan anda.  Bukan hanya kesuksesan bank semata. 

Pada prakteknya lagi, ternyata sumber utang itu bukan hanya bank, tapi juga orang-orang di sekitar anda.  Orang-orang di sekitar anda kan punya uang, sedikit atau sebanyak apapun.  Nah, itu berarti anda bisa gunakan uang tersebut melalui jalan sah dan halal yang namanya utang.

Anda boleh percaya atau tidak, orang-orang di sekitar anda sebenarnya sangat senang bisa memberi utang pada anda.  Toh, anda teman mereka.  Mereka tahu anda orang baik.  Tentu, asal tujuan dan cara anda berutang adalah benar dan baik.  Iya, kan?

5. Utang Harus Dikembalikan.  Ini pola pikir tentang utang yang sangat penting.  Tanpa pola pikir ini, sebaiknya anda jangan pernah berutang.  Bukannya kekayaan dan kesuksesan yang akan anda raih, tapi justru kecelakaan dan mungkin penjara.  Itu bila anda berutang.
Bagaimana bila orang lain yang berutang?

Sama saja.  Utang itu pun harus dikembalikan pada anda.  Jadi, baik anda yang berutang atau orang lain yang berutang pada anda, maka utang itu harus dikembalikan.  Inilah pola pikir dan prinsip sangat penting bila anda ingin kaya dari utang.  Utang itu harus dikembalikan.

Bagaimana bila utang anda justru tidak ditagih oleh yang punya uang?  Sama saja.  Anda harus kembalikan.
Bagaimana bila utang anda justru dihadiahkan oleh yang punya uang?  Saran saya: Tolak.  Jangan mau.  Katakan terima kasih padanya, lalu tolak.  Anda mampu mengembalikan utang itu koq.  Kenapa harus dihadiahkan?  Dengan menolak, anda tetap mempertahankan nilai baik di mata semua orang.  Tentu saja, dalam kasus ini, anda harus juga melihat kondisi anda.  Bila kondisi anda memang sedang sangat susah, maka tidak apa-apa juga anda menerima hadiah itu.  Tapi tetap dengan satu syarat.  Bila anda lalu memiliki kemampuan, maka anda akan juga menghadiahi orang tersebut.  Tidak mesti dalam bentuk uang.  Bisa dalam bentuk hadiah barang.  Dengan begitu, anda dan dia sudah sama-sama berbuat baik.

Bagaimana bila orang lain yang berutang pada anda.  Lihatlah kemampuannya.  Bila ia berada dalam keadaan susah, maka silakan menghadiahkan utang tersebut padanya.  Semuanya atau sebagian.  Dan yakinlah, tindakan anda tersebut adalah perbuatan mulia dan akan dibalas dengan balasan yang lebih baik lagi.

Terus terang saja, kalau tentang utang, banyak orang yang pola pikirnya justru berbeda.  ”Pengennya dapat utang, tapi nggak mau atau malas mengembalikan”.  Wah, dengan pola pikir begini, anda tidak akan pernah kaya dari utang.
Alasan penting kenapa utang harus dikembalikan adalah kepercayaan.  Bila anda tidak atau telat mengembalikan utang, maka kepercayaan orang lain pada anda akan menurun dan akhirnya rusak. Ini kondisi yang sangat buruk.  Bila orang-orang lain sudah tidak percaya pada anda, maka jalan anda menuju sukses makin kecil, terjal dan lebih banyak rintangannya.  Awal dari kesuksesan anda adalah kepercayaan orang lain pada anda.

Sayangnya, banyak orang yang sudah ’gila’.  Mereka menukar kepercayaan dengan uang.  Sayang sekali.  Padahal bila kepercayaan sudah ternoda, uang sebanyak apapun akan susah menggantinya.
Tekanan hidup di jaman sekarang ternyata bisa membuat orang menjadi ’gila’.  Uang telah menjadi hal yang sangat penting.  Sampai bisa lebih penting dari kepercayaan, keluarga, agama, gelar, ilmu, rasa malu, nilai-nilai luhur kemanusiaan dan sebagainya.  Bila sudah begini, para orang ’gila’ ini bisa melakukan apa saja demi uang.  Meski dengan resiko yang luar biasa besarnya. 

Banyak kasus tentang utang di Indonesia yang bisa kita jadikan pelajaran.  Ada pengusaha pertanian yang membuat program investasi yang nggak rasional. Bisa memberikan keuntungan sampai 30% per bulan dari modal.

Pada bulan-bulan pertama program itu berjalan lancar.  Para investor benar-benar mendapatkan keuntungan sebesar 30% dari modal yang ditanamnya.   Mereka pun berinvestasi lagi.  Terus begitu.  Sampai pada akhirnya, bisnis pertanian itu pun terbuka topengnya.  Ternyata, bisnis itu hanya omong kosong.  Lahan pertanian yang dikelola tidak seluas yang dipromosikan.  Jelas hasilnya pun tidak memadai dibanding investasi yang didapat.

Keuntungan 30% dari modal dibayarkan dari dana investasi yang baru.  Seperti gali lobang tutup lobang.  Hanya saja lobang yang digali makin besar dari bulan ke bulan.  Dan terbongkarlah topeng itu.  Masyarakat tahu kebohongan bisnis itu.  Dana investasi itu jadi utang yang harus dikembalikan.  Ketika kemampuan bayarnya tidak ada, sang pemilik bisnis pertanian fiktif itu pun jadi buronan.  Lalu diproses pengadilan dan menginaplah ia di hotel prodeo.  Masyarakat yang kena tipu ternyata banyak sekali.  Koq bisa ya?

Saudara, itulah lima pola pikir tentang utang yang bisa membuat anda menjadi kaya.  Gantilah file-file buruk tentang utang di benak anda dengan lima file baik tersebut.  Bila ini sudah anda lakukan, berarti anda sudah siap menggunakan utang sebagai alat meraih kekayaan.  Langkah selanjutnya, anda harus mengetahui dan menguasai keterampilan mengelola utang ini.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More